Jumat, 14 Oktober 2011

MENILAI PERILAKU KONSUMEN KETIKA MEMBUAT KEPUTUSAN DALAM HAL MEMBELI MAKANAN SIAP SAJI

TEMA : PERILAKU KONSUMEN
BAB 1
LATAR BELAKANG
Makanan merupakan sesuatu yang wajib kita konsumsi. Dalam kehidupan makanan sangat mempunyai peran yang penting bagi kehidupan manusia. Makanan dipasangkan dengan minuman. Yang artinya setiap ada makanan yang disajikan pasti disusul oleh sebuah minuman, baik itu air mineral, maupun yang berwarna. Pada umumnya makanan mempunyai banyak kandungan kesehatan. Salah satunya yakni vitamin. Dimana vitamin merupakan sebuah aset penting yang harus dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Dan makanan pun dikonsumsi oleh seseorang berdasarkan seleranya masing – masing. Jenis makanan tentu sekarang sangat banyak serta citra rasanya yang beragam. Setiap orang pun bingung dalam menentukan makanan apa yang harus mereka konsumsi setiap harinya. Makanan yang dikonsumsi biasanya makanan yang mereka buat sendiri atau menurut kreasi mereka masing – masing dan ada juga makanan yang kita beli langsung bias dikonsumsi karena dalam hal ini makanan tersebut sudah siap saji. Yang artinya dengan membeli makanan siap saji tersebut konsumen langsung segera mengkonsumsinya, karena sebelumnya makanan tersebut sudah dimasak dan diracik oleh bumbu – bumbu yang tentu sangat rahasia.
Zaman sekarang memang sudah canggih, dulu orang – orang sibuk memikirkan menu apa yang akan disajikan setiap harinya. Kadangkala ada yang sudah bosan dengan menu dirumah. Dan hal ini justru membentuk pola perilaku konsumen yakni semakin jenuh dalam menghadapi masalah ekonomi khususnya pada saat mereka memikirkan tentang konsumsi sehari – hari. Dengan cara ini konsumen sangat cepat tanggap tentang adanya makanan siap saji. Padahal apabila dilihat dari segi kesehatan dan kebersihannya. Ada makanan siap saji yang volume kesehatan dan kebersiannya kurang diperhatikan, seperti makanan – makanan yang dijual dipinggir jalan. Beda dengan makanan yang dijual disebuah restoran yang tingkat kebersihan serta kesehatannya masih terjamin.
Dalam hal ini perilaku dari para konsumen dengan membeli makanan siap saji tentunya sangat buruk terhadap ekonomi seseorang, dikarenakan harga yang dikeluarkan ketika membeli makanan siap saji tidak sebanding dengan makanan yang mereka buat sendiri. Selain itu dalam membuat keputusan untuk membeli makanan siap saji harus lah dipertimbangkan terlebih dahulu dari segi kesehatan dan keuangan mereka.
Apabila mereka sudah yakin untuk membelinya dan disisi lain segi keuangan mereka sedang tidak turun boleh saja untuk membeli makanan siap saji tersebut, tapi harus lebih mementingkan kesehatan diri sendiri. Karena kesehatan itu sangat mahal harganya. Sedangkan jika kondisi keuangan sedang tidak baik, ada kalanya konsumen lebih mementingkan untuk masak makanan sendiri. Keuntungan yang dikeluarkan tidak banyak, jika dibandingkan harus membeli makanan siap saji diluar rumah seperti dipedagang kaki lima atau direstoran yang tentunya selalu menyiapkan makanan siap saji.



BAB 2
ISI
Perilaku konsumen adalah proses dan aktifitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.
Ada beberapa definisi perilaku konsumen yang dikemukakan oleh pakar .
Diantaranya menurut Engel (1995), perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat untuk mendapatkan, mengkomsumsi dan menghabiskan produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini. Sementara , Loudon dan Bitta (1988) lebih menekankan perilaku konsumen sebagai suatu proses pengambilan keputusan yang mensyaratkan individu untuk mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau mengatur barang dan jasa.
Menurut Kotler dan Amstrong (2006) menjelaskan perilaku konsumen sebagai perilaku pembelian konsumen akhir, baik individu maupun rumah tangga yang membeli produk untuk konsumsi personal.
Dari definisi diatas dapat disimpulkan yakni :
a.     Perilaku konsumen menyoroti perilaku individu dan rumah tangga.
b.     Perilaku konsumen menyangkut suatu proses keputusan sebelum pembelian serta tindakan dalam memperoleh, memakai, mengkonsumsi dan menghabiskan produk.
Pendekatan Dalam Meneliti Perilaku Konsumen
Terdapat tiga pendekatan utama dalam hal meneliti perilaku konsumen
  1. 1.     Pendekatan Interpretif

Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
  1. 2.     Sains Marketing

Pendekatan sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
  1. 3.     Tradisional

Pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
Tiga pendekatan ini sangat lekat pada perilaku konsumen dalam hal membuat keputusan ketika ingin membeli makanan siap saji.
Faktor – Faktor  Yang Mempengaruhi
Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusan pembelian
1.    Motivasi (motivation) merupakan suatu dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
2.    Persepsi (perception) merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap stimulus atau kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
3.    Pembentukan sikap (attitude formation) merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka/tidak suka seseorang akan suatu hal.
4.    Integrasi (integration) merupakan kesatuan antara sikap dan tindakan. Integrasi merupakan respon atas sikap yang diambil. Perasaan suka akan mendorong seseorang untuk membeli dan perasaan tidak suka akan membulatkan tekad seseorang untuk tidak membeli produk tersebut
Model Perilaku Belanja Konsumen
Untuk dapat memahami perilaku belanja dari konsumen , kotler (2006) mengemukakan bahwa terdapat tiga tahapan yang harus dilalui yakni :
a.     Kotak hitam pembeli
b.     Respon dari pembeli
c.      Aktivitas promosi dan stimulus yang lain
Salah satu contoh kasusnya yakni MENILAI PERILAKU KONSUMEN KETIKA MEMBUAT KEPUTUSAN DALAM HAL MEMBELI MAKANAN SIAP SAJI, dalam kasus ini membahas tentang bagaimana perilaku para konsumen membuat sebuah keputusan ketika mereka membeli makanan siap saji apabila dilihat dari 2 segi yakni segi kesehatan dan keuangan. Disisi lain 2 segi ini tidak bisa diabaikan begitu saja. Salah satunya adalah kesehatan, kesehatan yang harus kita pelihara dan jangan kita abaikan ketika suatu saat kita semakin akrab dengan makanan siap saji. Sebab kesehatan itu sangat mahal harganya. Yang kedua dilihat dari segi keuangan seseorang. Dalam segi keuangan ini konsumen harus lebih berpandai – pandai memutar otak mereka, jangan asal mengambil keputusan ketika hendak membeli makanan siap saji baik itu di pedagang kaki lima maupun direstoran yang tentunya menyediakan makanan siap saji. Mungkin menu yang ditawarkan cukup menggiurkan para konsumen, apabila ingin membeli makanan siap saji hendak lah diperhatikan daftar harganya. Apabila sesuai dengan kondisi keuangan kita saat itu, boleh lah kita putuskan untuk membeli.
BAB 3
KESIMPULAN
Perilaku konsumen adalah proses dan aktifitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Untuk meneliti perilaku konsumen jika dilihat dari kasus membuat sebuah keputusan ketika ingin membeli makanan siap saji diperlukan 3 pendekatan utama yakni interpretif, sains marketing, dan tradisional. Faktor – faktor yang mempengaruhinya yakni motivasi, persepsi, pembentukan sikap, integrasi. Setelah itu barulah kita menilai perilaku para konsumen ketika membuat keputusan dalam hal membeli makanan siap saji. 
REFERENSI :

Kamis, 02 Juni 2011

SISTEM POLITIK DI BERBAGAI NEGARA

Pada awal mulanya setiap negara menganut sistem politik yang berbeda di karenakan kondisi dari negara tersebut. Hal ini sudah menjadi sebuah hal biasa. Karena negara tersebut mempunyai berbagai macam jenis cara untuk sebuah politik nasional.






Sistem Politik Di Berbagai Negara
a. Sistem Politik Di Negara Komunis :

Bercirikan pemerintahan yang sentralistik, peniadaan hak milk pribadi, peniadaan hak-haak sipil dan politik, tidak adanya mekanisme pemilu yang terbuka, tidak adanya oposisi, serta terdapat pembatasan terhadap arus informasi dan kebebasan berpendapat. Sistem ini di anut di berbagai negara.
b. Sistem Politik Di Negara Liberal :
Sistem politik ini mempunyai ciri - ciri yakni,  kebebasan berpikir bagi tiap individu atau kelompok; pembatasan kekuasaan; khususnya dari pemerintah dan agama; penegakan hukum; pertukaran gagasan yang bebas; sistem pemerintahan yang transparan yang didalamnya terdapat jaminan hak-hak kaum minoritas
c. Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia :
Sebuah sistem politik yang didasarkan pada nilai, prinsip, prosedur, dan kelembagaan yang demokratis. Sistem politik yang ada di indonesia pada umumnya  adalah :
1. Ide kedaulatan rakyat
2. Negara berdasarkan atas hukum
3. Bentuk Republik
4. Pemerintahan berdasarkan konstitusi
5. Pemerintahan yang bertanggung jawab
6. Sistem Perwakilan
         d.  Sistem pemerintahan presidensiil
 Yakni sebah sistem  pemerintahan yang umumnya telah diatur oleh kepala negara.
 Strategi Dalam Pembangunan Nasional
 Strategi Pembangunan Nasional berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2005 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2004-2009 menetapkan 2 (dua) strategi pokok,yaitu:
1. Strategi penataan kembali Indonesia yang diarahkan untuk menyelamatkan system ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan semangat,jiwa,nilai - nilai kemanusiaan. Indonesia merupakansebuah negara yang berlandaskan pancasila dan undang - undang dasar 1945
2. Strategi pembangunan Indonesia yang diarahkan untuk membangun Indonesia di segala bidang yang merupakan perwujudan yang pada umumnya sudah ada di dalam undang - undang dasar 1945 dan pancasila. Pembangunan yang di harapkan disini yakni:
  • Meningkatkan infrastruktur
  • Meningkat kesejahteraan masyarakat
  • Mengembangkan dan meningkatkan sumber daya alam dan manusia yang sangat berguna bagi masyarakat.
  • dll.
Semu harapan yang ada di dalam pembangunan nasional ini sangat di harapkan oleh masyarakat khusunya warga negara indonesia. Karena pembangunan ini adalah sebuah harapan utnuk anak cucu mereka di masa yang akan datang.

REFERENSI :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/strategi-dalam-pembangunan-nasional/

POLITIK & KETAHANAN NASIONAL

 Pengertian
Politik adalah proses pembentukkan  dan pembagain kekuasaan yang ada didalam masyarakat, yakni mengenai pembuatan keputusan pada setiap negara. Politik merupakan hal yang dapat mempengaruhi segala macam bentuk kekuasaan yang ada disuatu negara. Kekuatan yang ada di politik sangat besar. Terkadang  politik mempunyai ancaman yang besar di suatu negara. Politik mempunyai kedudukan yang paling tinggi. Karena politik yang mempunyai kekuasaan untuk menentukan segalanya. Yang mempunyai bebagai macam aturan, untuk mengatur suatu negara.
Strategi adalah suatu pendekatan secara keseluruhan yang berkeitan dengan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengorganisasian Startegi merupakan sebuah cara untuk menghadapi dan menyelesaikan suatu apapun baik itu masalah sekaligus. Dalam hal ini strategi mempunyai peran penting di suatu negara. Negara yang mempunyai strategi yang bagus serta tepat pada sasaran, langsung berpengaruh baik terhadap infrastruktur dan bidang - bidang lainya.
Hal-Hal Yang Berkaitan Dengan Politik Antara Lain :
1. Negara
Adalah suatu organisasi dalam satu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya. Dapat dikatakan negara merupakan bentuk masyarakat dan organisasi politik yang paling utama dalam suatu wilayah yang berdaulat. Negara merupakan salah satu unsur yang sangat lekat dengan adanya suatu politik, sebagaimana pengaruh politik ini sangat berpengaruh kepada suatu negara. Di mana negara tersebut mampu mengatur keadaan politik dunianya sebagus mungkin, dan dampak positifnya akan berimbas pada masyarakat sekitar. Didalam suatu negara politik dan strategi sangat akrab. Adanya starategi yang tepat dalam menjalankan sebuah politik nasional. Politik yang nantinya akan memberikan kekuasaan yang sangat besar terhadap dunia dan negara itu sendiri.
2. Kekuasaan
Adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya. Kekuasaan sangat identik dengan politik, adanya kekuasaan justrucmenimbulkan sebuah pernyataan serta jawabannya akan diketahui dan dirasakanoleh warganya sendiri, apakah jawaban itu berpengaruh positif atau sebalinya justru berdampak buruh akibat adanya sebuah kekuasaan. Kekuasaan juga merupakan hak semua orang, tak pandang apakah orang itu pejabat atau bukan. Karena maksud dari kekuasaan itu adalah kita mempunyai hak untuk menentukan apapun. Tak ada orang yang berani menentang kekuasaan itu.
3. Pengambilan keputusan
Politik adalah pengambilan keputusan melaui sarana umum, keputusan yang diambil menyangkut sektor publik dari suatu negara.Maksud dari pengambil keputusan disini adalah menentukan segala sesuatu dan berni mengambil segara resiko apapun. Karena pengambilan keputusn didasari dengan pemikiran yang matang, sebab benar tatau tidak secara langsung akan berdampak pada suatu negara. Dalam politik, pengambilan keputusan sangat mempunyai kedudukan yang penting, disini kewajiban seseorang untuk menentukan bagaiman kondisi politiknya dimasa yang akan datang.
4. Kebijakan umum
Adalah suatu kumpulan keputusan yang diambill oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu. Kebijakan umum sering dilakukan oleh petinggi - petinggi negara. Kebijakan umum mempunyai peran yang penting bagi suatu politik. Kebijakan umum terutamanya merupakan sebuah kewajiban yang harus dipatuhi dan dilaksanakan bukan hanya warga negara saja tetapi petinggi - petinggi negara yang membuatnya turut ikut melaksanakan dan tunduk pada kewajiban tersebut.
5. Distribusi
Adalah pembagian dan pengalokasian nilai-nilai (values) dalam masyarakat. Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting, nilai harus dibagi secara adil. Politik membicarakan bagaimana pembagian dan pengalokasian nilai-nilai secara mengikat.

Tingkat Penentu Kebijakan Dalam Pemerintah

1. Tingkat penentu kebijakan puncak
Tingkat penentu kebijakan puncak, merupakan kebijakan yang paling tinggi dan berlandaskan undang - undang 1945. Sebab undang - undang 1945 merupakan sebuah aturan yang termasuk di dalam kebijakan.
2. Tingkat kebijakan umum
Tingkat kebijakan yang urutannya kedua setelah tingkat kebijakan puncak. Kebijakan ini mempunyai sebuah aturan untuk mengatasi masalah - masalah besar meliputi kebijakan dalam menghadapi kondisi - kondisi tertentu.
3. Tingkat penentu kebijakan khusus
Kebijakan khusus merupakan kebijakan yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh pemerintah pusat.

4. Tingkat penentu kebijakan teknis
Kebijakan teknis merupakan sebuah kebijakan untuk mengimplementasikan rencana, program dan kegiatan.Dalam hal menentukan kebijakan maupun sebuah starategi yang ada di dalam politik.
5. Tingkat penentu kebijakan di Daerah
Didalam tingkat penentu kebijakan di daerah, termasuk di dalam kebijakan dareah secara langsung telah di atur oelh gubernur setempat tataupun di daerah tingkat 1 dan daerah tingkat 2, sedangkat pusatnya ada di tangan pememrintah pusat ataupun petinggi - petinggi negara.




REFERENSI :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/05/politik-dan-strategi-nasional-31/
http://id.wikipedia.org/wiki/Politik
http://id.wikipedia.org/wiki/Strategi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgQ3KefFRuSNzRcEKCvsdpDe91-IkqzNUbTk_j_9Tg8sBTO0otqvjzmTINDLqP8zWli_1OEAPB_5Iut-0cfsGkH-d0KpK8OasFepHH7324bP5FTMNaWh54Mv7a4jdc5f46ALXZ9mSd-xyQ/s1600/bendera+Indonesia.jpg

Selasa, 03 Mei 2011

PENGARUH KETAHANAN NASIONAL


  1. PENGARUH KETAHANAN NASIONAL
    Ketahanan Nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar, secara langsung maupun tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional.

    Ketahanan Nasional merupakan suatu bentuk kesatuan yang dipimpin oleh suatu bangsa. Tujuannya yakni agar melindungi negaranya serta bangsanya ataupun anak cucu mereka dari apapu yang menghalangi yakni yang bersifat negatif. Didalam itu ketahanan nasional juga mempunyai pengaruh terhadap beberapa aspek-aspek negara yakni aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan.

    Ketahanan Nasional mempunyai pengaruh terhadap aspek-aspek berikut ini :
    • ASPEK IDEOLOGI
    Ideologi merupakan suatu sistem nilai yang menjadi panutan bangsa dalam nilai - nilai kehidupan.
    Ideologi mempunyai dampak besar terutama bagi bangsa, salah satunya di indonesia. Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya selalu memahami nilai - nilai dari suatu ideologi, terutama ideologi pancasila. Ideologi berusmber dari suatu aliran pikiran / falsafah.
    Ideologi dibagi menjadi 2 bagian yakni :
    1. Ideologi Dunia
        a. Liberalisme (Individualisme)
            Liberalisme merupakan sebuah ajaran yang bertolak belakang dengan hak asasi seorang manusia,    sedangkan hak asasi itu sudah ada sejak manusia lahir, hak ini tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun, bahkan oleh para petinggi-petinggi negara. Paham Liberalisme mempunyai nilai-nilai intrinsik, yang berarti mementingakn kepentingan pribadi, dan menuntuk kepentingan individu secara mutlak.
        b. Komunisme (Class Theory)
            Komunisme merupakan sebuah ideologi yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Semakin jalannya kehidupan, banyak faham-faham yang berkembang dan mempunyai ajaran yang berbeda - beda.
        c. Paham Agama
            Di dalam paham agama menganggap kehidupan yang religius. Negara yang menganut hukum agama dan kehidupannya berlandaskan agama. Karena agama merupakan tiang kehidupan setiap manusia, yang nantinya akan di bawa menuju akhirat.
    2. Ideologi Pancasila
        Merupakan sebuah nilai-nilai yang di ambil dari kehidupan bangsa indonesia. Karena nilai-nilai ajaran ini yang menjadikan tujuan utama bangsa indonesia dalam mencapai suatu kemakmuran bersama. Nilai-nilai ini sudah ada sejak dulu. Negara indonesia mempunyai pancasila yang di dalamnya memuat nilai-nilai dari bangsa indonesia, negara yang pernah di jajah dan akhirnya bisa merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah. Dari pnacasila ini, bangsa indonesia memahaminya dan menjadikan sebuah nilai-nilai kehidupan, karena bangsa indonesia merupakan sebuah bangsa yang mempunyai satu tujuan bersama yakni mencapai suatu kemakmuran yang adil dan merata.
    • ASPEK POLITIK
    Politik merupakan sebuah kekuasaan yang ada di suatu negara. Ketahanan Nasional mempunyai pengaruh besar terhadap politik.
    Politik yang terjadi di suatu negara ada 2 bagian :
    1. Dalam Negeri
        Politik yang terjadi didalam negeri bermacam-macam. Efek yang ditimbulkannya baik itu terhadap ketahanan nasional, maupun dari ketahanan nasional yang dibangunnya dan berpengaruh langsung terhadap politik di suatu negara. Pengaruh ini ada yang bersifat positif, maksud dari positif disini adalah kemajuan dari politik itu sendiri. Sedangkan yang sifatnya negatif dampak yang terjadi yakni kemajuan politik yang ada disuatu negara masih terlalu kurang, dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

    Sedangkan kehidupan politik yang ada di dalam negeri indonesia berdasarkan undang - undang 1945 yang telah di tetapkan serta berlandaskan pancasila.
    2. Luar Negeri
        Didalam ketahanan nasional yang berada di dalam negeri. ketahanan nasional juga mempengaruhi sampai ke luar negeri. Maksud dari luar negeri disini adalah agar seluruh bangsa khususnya bangsa indonesia mampu berinteraksi baik dengan bangsa yang ada di negara lain.
         Perlu diketahui bahwa politik luar negeri indonesia adalah bebas aktif. Arti dari bebas adalah indonesia bebas dari semua kekuatan atau faham apapun. Aktif artinya ketahanan indonesia di bentuk dari suatu cita-cita dan tujuan yang dimiliki secara bersama-sama oleh bangsa indonesia.
    Dalam politik luar negeri berlandaskan undang-undang dasar 1945.
    • ASPEK EKONOMI
    Pada dasarnya dalam aspek ekonomi pengaruhnya sangat besar, pengaruh ini ada yang bersifat negatif ada yang bersifat positif. Didalam aspek ekonomi, yang sesungguhnya mempunyai suatu tujuan yakni dapat memakmurkan bangsanya.
    Kehidupan ekonomi yang bagus dalam suatu negara, secara langsung kerugian yang ditimbulkan tidak terlalu sedikit. Justru kemakmuran merupakan suatu tujuan utama bangsa indonesia. Apabila di dalam  ketahanan nasional mempunyai pengaruh pada aspek ekonomi, tapi pengaruhnya bersifat negatif. Jadi ketahanan nasional ini harus lebih di tata lagi. Agar dampak yang lebih besar tidak melanda bangsa indonesia. Serta dalam hal pembangunan ekonomi yang mempunyai struktur yang bagus dan memberikan yang terbaik bagi penggunanya yakni bangsa indonesia.
    • ASPEK SOSIAL dan BUDAYA
    Sosial adalah pergaulan hidup indonesia dalam bermasyarakat yang mengandung nilai-nilai kebersamaan dan tujuan bersama. Sedangkan yang di maksud dengan budaya adalah sistem nilai yang di milki oleh manusia, yang pada dasarnya sudah di miliki sejak dulu. Wujud dari keatahanan nasional terhadap sosial budaya yakni bisa menciptakan keselarasan bersama atas dasar rasa sosial yang dimiliki oleh sesama bangsa indonesia serta budaya yang selalu melekat di hati dan pikiran mereka.
    • ASPEK PERTAHANAN dan KEAMANAN
    Wujud ketahanan nasional pada aspek pertahanan dan keamanan yakni sebuah perlindungan dalam hal mempertahankan negaranya serta memberikan keamanan untuk bangsanya. Mempertahankan suatu negara, dengan harapan agar negara tersebut nantinya bisa berkembang dengan cepat sekaligus dapat memberi keun tungan bagi bangsanya. Sedangkan keamanan adalah melindungi dan memberikan rasa aman dari segala bentuk ancaman apapun yang datang baik itu berasal dari dalam maupun luar negeri, yang nantinya akan menimbulkan suatu kerugian. Maka dalam hal ini kemanan sangat di perlukan, agar bangsanya dapat hidup tenang dan tentram serta terlidungi tanpa ada yang menganggu mereka. Karena rasa tenang, tentram, dan mendapatkan perlindungan merupakan hak asasi setiap manusia.



    REFERENSI :
    http://www.slideshare.net/imp0et/ketahanan-nasional
    http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs383.

    Rabu, 27 April 2011

    KETAHANAN NASIONAL


    1. Pengertian Ketahanan Nasional
        Ketahanan Nasional adalah kondisi hidup dan kehidupan nasional yang harus senantiasa diwujudkan dan dibina secara terus-menerus secara sinergi. Hal demikian itu, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu diri pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara dengan modal dasar keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.

        Maksudnya ketahanan nasional ini justru harus didasari dengan keinginan untuk maju bersama - sama, salah satu contohnya indonesia , para pejuang indonesia dengan tekunnya mereka terus bersatu dengan satu tujuan bersama yakni meraih kemerdekaan. Berkat dari ketahanan nasional yang kuat, para pejuang indonesia berhasil meraih dan merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah, karena ketahanan nasional ada keterkaitannya dengan persatuan, tanpa adanya persatuan, ketahanan nasional ini tidak mungkin ada.
        Intinya prioritas ketahanan nasional ini harus ada di setiap negara, karena ini merupakan salah satu kunci untuk melindungi sebuah negara dari  berbagai ancaman baik dalam maupun dari luar.

        Dalam ketahanan nasional, rasa perbedaan sesama warga negarabcenderung tidak kelihatan. Justru apabila perbedaan ini sering muncul, maka ketahanan nasional tidak akan bertahan lebih lama.

        • Tantangan
        Yakni sesuatu yang datang secara tiba - tiba, dan secara langsung kita harus menghadapinya. Tantangan mempunyai keterkaitan dalam ketahanan nasional karena adanya tantangan berarti kita harus mencari tahu bagaimana cara mengatasinya dan menghadapinya dengan kepala dingin dan tidak terburu - buru. Besar kecilnya suatu tantangan tidak dapat secara langsung di pregiksi begitu saja. Yang penting sebesar apapun tantangan itu datang kita harus mengahadapinya walaupun bisa mengundang resiko yang besar sekalipun.

        • Ancaman
        Yakni sesuatu yang apabila tidak segera di tanggulangi dapat berdampak lebih besar dari sebuah tantangan. Maksud dari ancaman yakni seperti teror, salah satunya indonesia. Negara ini selalu saja tiada henti-hentinya mendapatkan sebuah ancaman. Padahal ancaman ini mempunyai dampak yang begitu besar, apa lagi jika ancaman ini dilalaikan begitu saja. Di Indonesia berbagai ancaman telah menghantui warga negara, mulai dari ancaman kemiskinan, maupun ancaman kematian (seperti teror bom yang terjadi di mana-mana).

        Ancaman ada keterkaitannya dengan ketahanan nasional, karena ancaman ini yang mengakibatkan timbulnya ketahanan nasional. Jadi fungsi dari ketahanan nasional ini bermacam-macam apa lagi kalau dalam menghadapi sebuah ancaman, baik itu yang datang dari dalam (misalnya:dari warganya, atau pun dari negaranya sendiri) serta yang berasal dari luar(bukan dari warganya atau pun dari negaranya sendiri). Di dalam menghadapi sebuah ancaman, disini lah ketahanan nasional mempunyai peran penting. Peran penting yang dimaksud yakni bisa membuat ancaman itu  agar tidak berdampak langsung pada warganya maupun pada bidang-bidang yang ada di negaranya (seperti:  bidang perekonomian).

        Banyaknya ancaman yang terjadi di mana-mana membuat sebuah negara harus meningkatkan ketahanan nasionalnya, karena jika tidak justru ancaman ini bisa menguasai sebuah negara. Lemahnya ketahanan nasional, justru membuat sebuah ancaman makin kuat.
        • Hambatan
        Hambatan adalah sesuatu yang sifatnya berbentuk besar maupun kecil, yang secara langsung atau tidak langsung dapat mempengaruhi sebuah ketahanan nasional. Adanya sebuah hambatan sama saja bisa menghentikan proses berjalannya sebuah ketahanan nasional di suatu negara. Hambatan yang mempunyai dampak secara langsung atau tidak langsung ini, justru bisa muncul kapan saja. Cara menghadapinya dengan membuat sebuah alternative, kemudian di pilih alternative mana yang cocok untuk menghadapi hambatan ini. Agar di suatu saat hambatan ini tidak di temukan lagi. Memang sebuah hambatan juga mempunyai dampak yang besar, justru jika kita menhadapinya resiko yang harus di tanggung lebih besar dari pada dampak yang di hasilkannya. Justru hambatan ini termasuk salah satu gangguan yang ada di dalam ketahanan nasional.

        Proses terjadinya sebuah hambatan sangat bermacam-macam, mulai dari permasalahan kecil  yang terjadi di dalam suatu negara, maupun permaslahan dalam bentuk besar, yang nantinya akan timbul sebuah ancaman, dan secara langsung dampak yang di timbulkan lebih besar dari hambatan. Apabila hambatan ini tidak dapat di selesaikan dari salah satu pihak.
        • Gangguan
        Gangguan adalah sesuatu yang secara langsung dapat melemahkan sebuah ketahanan, terutama ketahanan nasional. Adanya sebuah gangguan secara langsung ketahanan nasional tidak dapat berdiri kokoh. Justru Gangguan ini baik yang besar maupun kecil, harus di tindak lanjuti.
        • Ketangguhan
        Ketangguahan adalah suatu sikap yang tegas dalam menghadapi sebuah rintangan. Ketangguahn mempunyai peran penting dalam sebuah ketahanan nasional. Karena tanpa danya ketangguhan, ketahanan nasional tidak dapat berdiri tegak dalam melindungi warga dan negaranya.
        • Identitas
        Identitas adalah ciri khas suatu negara yang dapat membedakan bangsanya dengan bangsa lain. Dalam hal ini identitas merupakan sesuatu yang selalu melekat pada semua warga negara.
        • Integritas
        Integritas adalah kesatuan yang menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa, baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Kesatuan ini yang bisa menjadikan sebuah ketahanan nasional ada di suatu negara.

             2. Asas Ketahanan Nasional
        •  Pendekatan kesejahteraan keamanan
        Konsepsi ketahanan nasional hakikatnya adalah konsepsi pengaturan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dan keamanan bagai satu keping mata uang, keduanya tidak dapat dipisahkan tetapi dapat dibedakan.
        • Komprehensif dan Integral
        Ketahanan nasional dalam memecahkan masalah-masalah kehidupan nasional secara komprehensif integral (utuh menyeluruh), tidak dipandang dari satu sisi saja.
              3. Aspek-Aspek Ketahanan Nasional
        • Aspek  alamiah
        Aspek alamiah adalah Yang terjadi begitu saja, tanpa ada campur tangan dari semua pihak.
        • Aspek sosial / kemasyarakatan
        Aspek sosial / kemasyarakatan adalah Sebuah aspek yang menyangkut tentang hal-hal  yang ada dalam masyarakat,.

        REFERENSI :
        http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/03/pengertian-ketahanan-nasional-indonesia/
        http://2.bp.blogspot.com/

        Minggu, 03 April 2011

        WAWASAN NUSANTARA

        • Pengertian
        Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat, bermartabat serta menjiawai tata hidup dalam mencapai tujuan perjuangan nasional.
        •  Latar Belakang

        Falsafah pancasila

        Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai tersebut adalah:
        1. Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
        2. Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
        3. Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.
        Aspek Kewilayahan Nusantara
        Indonesia mempunyai wilayah yang sangat cukup luas, Geografi yang terdapat indonesia merupakan sesuatu yang sangat berharga. Indonesia merupakan negara yang berbeda dengan negara lain, sebab indonesia mempunyai beberapa keanekaragaman baik itu flora, fauna, adat istiadat, serta masyarakatnya yang selalu bertoleransi.
        Aspek Sosial Budaya
        Budaya di indonesia beraneka macam, setiap daerah yang ada di indonesia. Sampai saat ini budaya tersebut masih tetap di lestarikan samapai ke anak cucu.
        Aspek Sejarah
        Indonesia merupakan negara yang memiliki sejarah yang sangat banyak dan beraneka ragam. Sejarah yang timbul dari abad - abad yang lalu. Hingga kini sejarah tersebut masih di lestarikan. Sejarah ini dapat mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.
        • Ruang Lingkup
        Ruang lingkup dan cakupan wawasan nusantara dalam TAP MPR '83 dalam mencapat tujuan pembangunan nasionsal :
        - Kesatuan Politik
        - Kesatuan Ekonomi
        - Kesatuan Sosial Budaya
        - Kesatuan Pertahanan Keamanan
        •  Fungsi 
        1. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan.
        2. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan.
        3. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara.
        4. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga.
        •  Tujuan
        1. Mempererat rasa persatuan dan kesatuan seluruh rakyat indonesia. Serta menjunjung tinggi poancasila dan UUD 1945, sebagai hak milik bangsa dan negara indonesia.
             2.  Mampu melindungi negara indonesia apabila sewaktu - waktu terjadi suatu permasalahan.
             3. Menghilangkan perbedaan yang ada di negara indonesia.
        •  Unsur
        Unsur - unsur yang terdapat dalam wawasan nusantara ialah
        1. Wadah
        2. Isi
        3. Tata Perilaku
        4. Hakekat Wawasan nusantara
        • Landasan
        Didalam wawasan nusantara hanya ada dua landasan yakni pancasila dan UUD 1945 ( undang - undang dasar 1945). Tapi landasan yang paling utama yakni "pancasila". Sebab pancasila merupakan bukti nyata perjuangan rakyat indonesia di saat merebut kemerdekaan dari para penjajah. Undang - Undang dasar 1945 juga mempunyai keterkaitan yang penting, sebab UUD 1945 yang mempunyai beberapa aturan penting, untuk menuntun serta melindungi bangsa dan negara indonesia dari ancaman apapun itu.
        •  Asas
        Didalam wawasan nusantara mempunyai beberapa asas yang menurut saya penting yakni :
        1. Asas persatuan dan kesatuan
        2. Asas keadilan
        3. Asas kebersamaan
        • Arah Pandang
        Arah pandang yang terjadi dalam wawasan nusantara adalah suatu kebersamaan yang terjalin dengan untuh, padahal perebdaan - perbedaan tersebut sering mjncul. Dengan persatuan dan kesatuan serta berpegang teguh pada bhineka tunggal ika, secara langsung perbedaan ini akan hilang begitu saja, seiring dengan berjalannya waktu. Semua orang mempunyai arah pandang yang berbeda, tapi arah pandang untuk mempersatukan nusantara ini hanya ada satu, karena dengan adanya wawasan nusantara secara langsung dapat mempersatukan seluruh rakyat indonesia yang ada dari semua daerah, walaupun besarnya perbedaan yang muncul.

        PAHAM KEKUASAAN DAN TEORI GEOPOLITIK


        1. Paham-Paham Kekuasaan

            a. Machiavelli (abad XVII)
                Sebuah negara itu akan bertahan apabila menerapkan dalil-dalil:
        • Untuk menjaga kekuasaan rezim, politik adu domba (devide et empera) adalah sah.
        • Dalam merebut dan mempertahankan kekuasaan segala cara dihalalkan.
        • Dalam dunia politik,yang kuat pasti dapat bertahan dan menang.
        Maksud dari paham kekuasaan machiavelli yakni segala kekuasaan yang muncul dari manapun atau dari sunber apapun baik itu dari luar maupun dari dalam. Harus di rebut serta dipertahankan bagaimanapun caranya asalkan cara ini dapat membantu dan tidak merugikan orang banyak.

        b. Napoleon Bonaparte (abad XVIII)

        Perang dimasa depan merupakan perang total, yaitu perang yang mengerahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional. Napoleon berpendapat kekuatan politik harus didampingi dengan kekuatan logistik dan ekonomi, yang didukung oleh sosial budaya berupa ilmu pengetahuan dan teknologi suatu bangsa untuk membentuk kekuatan pertahanan keamanan dalam menduduki dan menjajah negara lain. Setiap perang perlu adanya persiapan yang matang dalam hal merebut sebuah kekuasaan.

        c. Jendral Clausewitz (abad XVIII)

        Jendral Clausewitz sempat diusir pasukan Napoleon hingga sampai Rusia dan akhirnya dia bergabung dengan tentara kekaisaran Rusia. Dia menulis sebuah buku tentang perang yang berjudul “Vom Kriegen” (tentang perang). Menurut dia perang adalah kelanjutan politik dengan cara lain. Buat dia perang sah-sah saja untuk mencapai tujuan nasional suatu bangsa. Karena dengan perang dapat membuktikan eratnya rasa persatuan dan kesatuan sesama bangsa. Seusai perang nanti banyak perubahan – perubahan yang terjadi baik dari segi politik, sosial dan masih banyak lagi. Menurut Jendral Clausewitz adanya sebuah merupakan salah satu tujuan besar yang diinginkan oleh suatu bangsa serta negaranya yang ingin menggapai impian terbesar.



        2. Teori–Teori Geopolitik (ilmu bumi politik)
        Geopolitik adalah ilmu yang mempelajari gejala-gejala politik dari aspek geografi. Teori ini banyak dikemukakan oleh para sarjana seperti :

              a. Frederich Ratzel
        1. Pertumbuhan negara dapat dianalogikan (disamakan) dengan pertumbuhan organisme (mahluk hidup) yang memerlukan ruang hidup, melalui proses lahir, tumbuh, berkembang, mempertahankan hidup tetapi dapat juga menyusut dan mati.
        2. Negara identik dengan suatu ruang yang ditempati oleh kelompok politik dalam arti kekuatan. Makin luas potensi ruang makin memungkinkan kelompok politik itu tumbuh (teori ruang).
        3. Suatu bangsa dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya tidak terlepas dari hukum alam. Hanya bangsa yang unggul yang dapat bertahan hidup terus dan langgeng.
        4. Semakin tinggi budaya bangsa semakin besar kebutuhan atau dukungan sumber daya alam. Apabila tidak terpenuhi maka bangsa tsb akan mencari pemenuhan kebutuhan kekayaan alam diluar wilayahnya (ekspansi). Apabila ruang hidup negara (wilayah)
        sudah tidak mencukupi, maka dapat diperluas dengan mengubah batas negara baik secara damai maupun dengan kekerasan/perang. Ajaran Ratzel menimbulkan dua aliran :
        • menitik beratkan kekuatan darat
        • menitik beratkan kekuatan laut

        b. Rudolf Kjellen
        1. Negara sebagai satuan biologi, suatu organisme hidup. Untuk mencapai tujuan negara, hanya dimungkinkan dengan jalan memperoleh ruang (wilayah) yang cukup luas agar memungkinkan pengembangan secara bebas kemampuan dan kekuatan rakyatnya.
        2. Negara merupakan suatu sistem politik/pemerintahan yang meliputi bidang-bidang: geopolitik, ekonomipolitik, demopolitik, sosialpolitik dan kratopolitik.
        3. Negara tidak harus bergantung pada sumber pembekalan luar, tetapi harus mampu swasembada serta memanfaatkan kemajuan kebudayaan dan teknologi untuk meningkatkan kekuatan nasional.

        c. Karl Haushofer

        Pandangan Karl Haushofer ini berkembang di Jerman di bawah kekuasan Adolf Hitler, juga dikembangkan ke Jepang dalam ajaran Hako Ichiu yang dilandasi oleh semangat militerisme dan fasisme. Pokok– pokok teori Haushofer ini pada dasarnya menganut teori Kjelen, yaitu sebagai berikut :
        1. Kekuasan imperium daratan yang kompak akan dapat mengejar kekuasan imperium maritim untuk menguasai pengawasan dilaut
        2. Negara besar didunia akan timbul dan akan menguasai Eropa, Afrika, dan Asia barat (Jerman dan Italia) serta Jepang di Asia timur raya.
        3. Geopulitik adalah doktrin negara yang menitik beratkan pada soal strategi perbatasan. Geopolitik adalah landasan bagi tindakan politik dalam perjuangan kelangsungan hidup untuk mendapatkan ruang hidup (wilayah).
        Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa suatu paham kekuasaan merupakan suatu pemahaman yang menjadi latar belakang adanya atau tidak sebuah kekuasaan. Serta cara untuk merebut dan memepertahankan kekuasaan tersebut. Di indonesia banyak kekuasaan yang terjadi, serta banyak juga orang yang ingin merebutnya dengan berbagai macam cara yang di lakukan semuanya di anggap halal. Tapi ada juga orang yang susah payah mempertahankannya mesti harus mengorbankan dirinya sendiri, asalkan tujuannya yang ingin memepertahankan kekuasaan itu dapat segera tercapai dan bisa membuahkan hasil yang di rasakan oleh orang banyak tanpa harus membuat rugi bagi semua orang.
        Dalam wawasan nusantara, paham kekuasaan merupakan unsur yang paling penting, sebab tanpa ada kekuasaan suatu negara tidak dapat berkembang.


        Wawasan Nasional Indonesia
        Yang dimaksud dengan wawasan nasional adalah cara pandang seseorang mengenai semua unsur – unsur yang ada di setiap negara, yang dapat mempersatukan rakyat dengan negaranya. Jadi secara umum wawasan nasional indonesia sangat mempunyai ikatan dengan sebuah paham kekuasaan serta teori geopolitik.
         BATAS WILAYAH INDONESIA


        Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah:
        1. Risalah sidang tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 tentang negara Republik Indonesia dari beberapa pendapat para pejuang nasional. Dr. Soepomo menyatakan Indonesia meliputi batas Hindia
          Belanda, Muh. Yamin menyatakan Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Sunda Kecil, Borneo, Selebes, Maluku-Ambon, Semenanjung Melayu, Timor, Papua, Ir. Soekarno menyatakan bahwa kepulauan Indonesia merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
        2. Ordonantie (UU Belanda) 1939, yaitu penentuan lebar laut sepanjang 3 mil laut dengan cara menarik garis pangkal berdasarkan garis air pasang surut atau countour pulau/darat. Ketentuan ini membuat Indonesia bukan sebagai negara kesatuan, karena pada setiap wilayah laut terdapat laut bebas yang berada di luar wilayah yurisdiksi nasional.
        3. Deklarasi Juanda, 13 Desember 1957 merupakan pengumuman pemerintah RI tentang wilayah perairan negara RI, yang isinya:
        1. Cara penarikan batas laut wilayah tidak lagi berdasarkan garis pasang surut (low water line), tetapi pada sistem penarikan garis lurus (straight base line) yang diukur dari garis yang menghubungkan titik - titik ujung yang terluar dari pulau-pulau yang termasuk dalam wilayah RI.
        2. Penentuan wilayah lebar laut dari 3 mil laut menjadi 12 mil laut.
        3. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) sebagai rezim Hukum Internasional, di mana batasan nusantara 200 mil yang diukur dari garis pangkal wilayah laut Indonesia. Dengan adanya Deklarasi Juanda, secara yuridis formal, Indonesia menjadi utuh dan tidak terpecah lagi.

        1. UNCLOS 1982
        • DitandatanganidiMontego Bay, Jamaica pada30 April 1982
        • Telahdiratifikasioleh149 negara
        • Berisi mengenai penetapan batas-batas terluar dan garis batas antar negara dari berbagai zona maritim seperti: Perairan Dalam, Laut teritorial, Selat, Zona Tambahan, Zona Ekonomi Eksklusif, LandasKontinen, LautBebas/Lepas, dan kawasan. 
           
             5. TMZKO ( Territoriale Zee en Maratime Kringen Ordonantie) 1933
        Sesuaidengan prinsip hukum internasional utipossidetisjuris, wilayah Indonesia adalah wilayah bekas kekuasaan Hindia Belanda.
        • Wilayah Indonesia ditentukan pertama kali denganTerritoriale Zee en Maritime KringenOrdonantie(TZMKO) 1939.
        • Selanjutnya seiring dengan perjalanan NKRI, PemerintahRI memperjuangkan konsepsi Wawasan Nusantara mulai dari Deklarasi Djuanda, berbagai perundingan dengan negara tetangga, sampai pada akhirnya konsep Negara Kepulauan diterima didalam Konvensi Hukum Laut PBB 1982 (United Nations Convention on the Law of the Sea/UNCLOS ’82)


          Referensi :
          http://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_Nusantara
          http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/paham-kekuasaan-dan-geopolitik/
          himafarin.lk.ipb.ac.id/files/2010/10/Minggu-4kapita-selekta10.pdf
          http://1.bp.blogspot.com/